(1) Jiam-yu bertanya, "Maukah Guru membantu Pangeran Negeri Wee?" Cu-khong menjawab, "Baiklah, aku hendak menanyaiNya."
(2) Ia masuk ke ruangan, lalu bertanya, "Bagaimanakah Pik-i dan Siok-cee itu?" Nabi menjawab, "Mereka ialah orang-orang yang bijaksana pada jaman dahulu."
"Menyesalkah mereka akan tindakannya?" "Mereka mencari Cinta Kasih dan telah mendapatkan Cinta Kasih.
"Mengapa menyesal?" Cu-khong keluar dan berkata, "Guru tidak mau." (S.S.V : 23)