Di dalam Kitab Sanjak (Shi Jing - Si King) tertulis, “Pandanglah tebing sungai Qi - Ki, hijau berkilau jajaran bambu. Adalah seorang jun zi - kun cu yang mengesankan; laksana (tanduk) dibelah, dikikir; laksana (batu) di pahat, di gosok. Betapa teliti dan tekun dia, betapa terang dan mulia. Adalah seorang jun zi - kun cu yang senantiasa tak boleh dilupakan.” 'Laksana dibelah, dikikir' itulah cara belajarnya. 'Laksana dipahat, digosok' itulah cara membina dirinya. 'Betapa teliti dan tekun' itulah cara meluruskan hatinya. 'Betapa terang dan mulia' itulah yang menyebabkan orang hormat kepadanya, dan 'Adalah seorang jun zi - kun cu yang senantiasa tak boleh dilupakan' itulah melukiskan dao - too yang jaya dan Kebajikan yang mencapai Puncak Kebaikan, maka rakyat tidak dapat melupakannya.