Nabi bersabda, "Seorang yang pandai meski tidak memegang teguh Cinta Kasih, mungkin berhasil pula usahanya; tetapi akhirnya pasti hilang pula.
(2) Meskipun pandai dan dapat memegang teguh Cinta Kasih; bila tidak berwibawa, rakyat tidak mau menaruh hormat.
(3) Meskipun pandai, teguh di dalam Cinta Kasih dan berwibawa; bila tindakannya tidak berdasarkan Kesusilaan, itu belum sempurna."