(1) Nabi bersabda, "Sungguh jujurlah Su-gi itu. Negara dalam Jalan Suci, ia berbuat lurus seperti anak panah: negara ingkar dari Jalan Suci, perbuatannya tetap lurus 'seperti anak panah'.
(2) "Sungguh seorang Kuncu Ki Pik-giok itu. Negara di dalam Jalan Suci, ia tampil ke muka memangku jabatan: negara ingkar dari Jalan Suci, ia rela menyimpan pandangan hidupnya di dalam hati." (S.S. XIV : 25)