Si Shu

Kitab Empat · 四书

Meng Zi · Meng Zi · Bab 6a

Ayat 14

(1) Bingcu berkata, "Kepada diri sendiri, orang menyayangi seluruhnya. Karena seluruhnya disayangi, maka seluruhnyapun dipeliharanya. Tidak ada biarpun satu jengkal atau satu cun daripada kulitnya yang tidak disayanginya. Maka tidak ada biarpun satu jengkal atau satu cun dari pada kulitnya yang tidak dirawatnya. Untuk mengetahui apakah caranya itu baik atau tidak baik, tidak ada jalan lain kecuali menilik bagian mana yang diutamakan."

(2) "Badan itu mempunyai bagian yang mulia, yang rendah, yang kecil artinya dan yang besar artinya. Tidak boleh yang kecil itu membahayakan yang besar, juga tidak boleh yang rendah itu membahayakan yang mulia. Kalau orang mengutamakan yang kecil, ia akan menjadi orang kecil; kalau ia mengutamakan yang besar, ia akan menjadi orang besar."

(3) "Kini, umpama ada seorang tukang kebun yang menyia-nyiakan pohon go dan ke (yang berharga) dan hanya menjadi tukang memelihara kurma kecut, boleh dinamakan tukang kebun yang bodoh."

(4) "Begitupun kalau orang hanya memperhatikan pemeliharaan jarinya dan menyia-nyiakan bahu punggungnya yang luka parah, ia terang tidak Bijaksana. Ia hanya seperti srigala lari."

(5) "Orang yang hanya tahu makan minum saja akan dipandang rendah oleh orang lain, karena ia dipandang hanya memelihara yang kecil dan mengalpakan yang besar."

(6) "Kalau orang di dalam memperhatikan makan minum tidak melupakan hal yang tidak boleh dialpakan maka benar-benar mulutnya itu tidak hanya sekedar berguna untuk memelihara satu jengkal atau satu cun kulitnya saja."