(1) Bingcu berkata, "Sun menjadi orang besar, mulai dari bekerja di tengah sawah. Hu-wat ketika diangkat, ia sedang mengerjakan dinding rumahnya. Kau-kik ketika diangkat, ia sedang berdagang ikan dan garam. Kwan I-go ketika diangkat, ia masih di penjara. Sunsiok Go ketika diangkat, ia sedang mengasingkan diri disuatu tepi laut. Pikli Hee ketika diangkat, ia sedang di pasar. (Su King IV.7)"
(2) "Begitulah kalau Tuhan YME hendak menjadikan seseorang besar, lebih dahulu disengsarakan batinnya, dipayahkan urat dan tulangnya, dilaparkan badan kulitnya, dimiskinkan sehingga tidak punya apa-apa, dan digagalkan segala usahanya. Maka dengan demikian digerakkan hatinya, diteguhkan Watak Sejatinya, dan bertambah pengertiannya tentang hal-hal yang ia tidak mampu."
(3) "Kalau orang selalu menderita, ia tentu akan dapat memperbaiki kesalahannya. Kalau orang sudah banyak menderita dalam hatinya, dan menanggung kesukaran dalam fikirannya, baharulah ia akan bertindak benar-benar. (Begitupun dalam berbicara) kalau sudah disertai wajah yang sungguh dan suara yang tegas, baharulah orang mau mengerti."
(4) "(Juga dalam suatu negara) kalau di dalam tidak ada para ahli hukum dan penasehat, dan di luar tidak ada negara musuh atau bencana-bencana lainnya; negara itu akan mengalami kemusnaan."
(5) "Jadi tahulah kita bahwa yang hidup itu berasal dari kepedihan dan penderitaan, dan yang binasa itu karena hanya mau senang gembira saja," (VIIA: 18)