(1) Bingcu berkata, "Ada orang berkata 'Aku pandai mengatur barisan, aku pandai berperang. 'Orang demikian ini ialah orang yang besar dosanya." (IVA:14/3)
(2) "Seorang kepala negara yang suka akan Cinta Kasih tiada musuhnya di Dunia."
(3) "Dahulu ketika (Sing Thong) menghukum daerah Selatan, suku bangsa Tik di Utara merasa menyesal. Daerah Timur dihukum, suku bangsa I di Barat merasa menyesal dan berkata 'Mengapa kita dibelakangkan? ' "(IB.11)
(4) "Ketika Raja Bu menyerbu Dinasti Ien, hanya dengan 300 kereta perang dan 3000 orang tentara Laskar Harimau."
(5) "Raja Bu berkata, 'Janganlah takut! Aku akan memberimu ketentraman, aku bukan musuh rakyat.' Mereka lalu menundukkan kepala sampai ketanah seperti hewan lepas tanduknya." (SuKing V.IB).
(6) "Istilah menghukum berarti meluruskan. Masing-masing negeri sesungguhnya ingin diluruskan. Maka apakah perlunya berperang?"