Orang yang memerintah dunia, baginya ada tiga hal yang perlu diperhatikan agar dapat mengurangi kesalahan (tentang Kebajikan, kedudukan, dan waktu).
Bab 28
Betapapun baik peraturan yang dibuat orang besar zaman dahulu itu, tetapi sudah tidak ada kenyataannya lagi. Karena sudah tidak ada kenyataannya lagi, maka tidak mendapatkan kepercayaan. Karena tidak mendapatkan kepercayaan maka rakyatpun tidak mau mengikutinya. Betapapun baik peraturan yang di buat orang yang berkedudukan rendah, ternyata tidak mendapat penghormatan. Karena tidak mendapat penghormatan maka tidak mendapatkan kepercayaan. Karena tidak mendapatkan kepercayaan, maka rakyatpun tidak mau mengikutinya.
Maka dao - too seorang jun zi - kun cu menuntut diri sendiri sebagai pokok. Dinyatakan itu kepada rakyat banyak; diujikan itu kepada hukum Tiga Raja yang lalu itu, agar tiada kesalahan; ditegakkan di antara langit dan bumi sampai tidak berlanggaran; dan dinyatakan itu ke hadapan Tian - Thian Yang Maha Roh sehingga tiada keraguan. Maka walaupun harus menunggu beratus zaman serta munculnya seorang nabi baru, tidak merasa was-was. (Meng Zi - Bing Cu II A. 2. 17)
Dinyatakan itu kepada Tian - Thian Yang Maha Roh sehingga tiada keraguan; itu menunjukkan ia mengenal Tian - Thian. Walaupun harus menunggu beratus zaman hingga munculnya seorang nabi baru, tidak merasa was-was, itu menunjukkan bahwa ia mengenal manusia. (Zhong Yong - Tiong Yong XIX. 7)
Maka, seorang jun zi - kun cu itu segenap gerakannya turun-temurun akan menjadi dao - too bagi dunia; perbuatannya turun-temurun akan menjadi contoh hukum di dunia; dan, kata-katanya turun-temurun akan menjadi pedoman bagi dunia. Maka yang jauh akan mengharapkan dan yang dekat tidak merasa jemu.
Di dalam Kitab Sanjak (Shi Jing - Si King) tertulis, 'Di sana tiada yang membenci, di sini tiada yang menyesali, siang malam tak pernah lalai; maka, diperoleh pujian sepanjang masa tanpa berkesudahan'. Belum pernah ada seorang jun zi - kun cu yang tidak demikian dapat segera memperoleh pujian di dunia ini.