(1) Sioksun Bu-siok di dalam musyawarahnya di istana berkata, Sesungguhnya Cu-khong itu lebih Bijaksana daripada Tiong-ni"
(2) Cuhok King-pik melaporkan hal itu kepada Cu-khong (S.S. XIV : 36)
(3) Cu-khong berkata: "Seumpama dinding istana, dinding istanaku hanya setinggi bahu sehingga tiap orang dapat melihat keindahan bangunan di dalamnya: sedangkan dinding istana Guru bertombak-tombak tingginya".
(4) "Kalau seseorang tidak mendapatkan pintu untuk memasukinya, tidak akan dapat melihat betapa indah Bio Leluhurnya dan betapa megah gedung-gedungnya. Sesungguhnya yang boleh mendapatkan pintu masuk itu tidaklah banyak. Maka, kalau tuanmu itu berkata demikian, bukankah itu sudah wajar?"