(1) Sioksun Bu-siok mencela Ajaran Tiong-ni.
(2) Cu-khong berkata, "Sia-sia saja ia berbuat demikian. Ajaran Tiong-ni tidak akan tercela. Kebijaksanaan orang-orang lain boleh diumpamakan sebagai bukit yang dapat dijelajahi dan dilewati. Sedangkan Ajaran Tiong-ni ialah laksana matahari dan bulan yang tak dapat diraih dan dijamah. Meskipun orang mencela, dapatkah ia merusakkan matahari dan bulan? Hal ini hanya menunjukkan ia tidak mengenal kemampuan diri sendiri."