(1) Bingcu berkata, "Muliakanlah yang bijaksana, berikanlah jabatan kepada yang berkepandaian, sehingga jabatan-jabatan diduduki oleh orang-orang yang tepat. Dengan demikian menyenangkan para Siswa di dunia sehingga mau memangku jabatan." (TS.XIX.5)
(2) "Barang-barang di pasar cukup dikenakan sewa tempat, janganlah dipungut dengan bermacam-macam pajak; dan barang-barang yang sudah dikenakan peraturan tertentu tidak usah dikenakan sewa tempat. Dengan demikian semua pedagang di dunia akan senang dan ingin datang ke pasar untuk berjual-beli."
(3) "Jagalah pintu kota untuk menilik orang-orang yang lewat, tetapi janganlah untuk memungut bermacam-macam pajak. Dengan demikian para pengembara di dunia ini akan senang dan ingin melewati jalan itu."(I B:5.3)
(4) "Para petani cukup disuruh membantu (mengerjakan sawah negara), janganlah ditambah dengan bermacam-macam pajak. Dengan demikian para petani di dunia ini akan senang dan ingin membajak sawah-sawah itu."
(5) "Orang-orang yang diam di sekitar pasar yang memiliki toko, janganlah dikenakan denda sebagai pemalas, dan yang tidak bercocok tanam, janganlah dikenakan denda berupa potongan-potongan kain. Dengan demikian orang-orang di dunia ini akan senang dan ingin menjadi rakyatnya."
(6) "Bila dengan penuh tanggung jawab dapat menjalankan ke-lima hal ini, biarpun rakyat negeri tetangga, akan menganggapnya (raja itu) sebagai ayah-bunda nya dan ingin menurut sebagai anak atau adiknya. Kalau mereka disuruh menyerang kepada yang dipandang sebagai ayah-bundanya, sejak ada manusia hingga kini, belum pernah terjadi dapat berhasil. Dengan demikian akan tiada musuhnya di dunia ini. Dengan tiada musuhnya di dunia ini, berarti ia berlaku sebagai menteri/pembantu Tuhan YME. Kalau sudah demikian tetapi tidak dapat juga menjadi raja besar, itu belum pernah ada."