(1) Bingcu berkata, "Jiam Kiu sebagai menteri Keluarga Kwi ternyata tidak dapat memperbaiki mereka berlaku Bajik, bahkan membantu memungut padi rakyat untuk melipat gandakan kekayaannya. Khongcu bersabda: 'Kiu bukan lagi muridKu Murid-murid, kamu boleh memukul tambur menyerangnya.'" (SS XI:17)
(2) "Di sini jelas sudah bahwa seorang yang membantu menumpuk kekayaan seorang pemimpin yang tidak berperi Cinta Kasih, ditolak oleh Khongcu; apalagi orang yang menganjurkan berperang. Peperangan yang memperebutkan tanah, sawah ladang akan penuh dengan orang-orang yang terbunuh. Dan peperangan yang memperebutkan kota, jalan-jalan di kota itu akan penuh dengan orang-orang yang terbunuh pula. Inilah yang dinamai untuk mendapatkan tanah jajahan dengan memakan daging manusia. Kejahatannya tidak cukup hanya dihukum mati." (VIB:9)
(3) "Maka yang suka melakukan perang itu harus mendapat hukuman terberat. Yang menganjur-anjurkan para rajamuda untuk berkomplot itu boleh menerima hukuman kurang sedikit. Sedang yang suka memaksa rakyat menebang hutan untuk mendapatkan tanah itu hukumannya boleh diperingan. "(VII B: 4/1 )