(1) Ban-ciang berkata, "Giau menyerahkan isi dunia ini kepada Sun, benarkah ini terjadi?"
Bingcu menjawab, "Tidak benar! Seorang raja tidak dapat menyerahkan dunia ini kepada orang lain."
(2) "Bagaimanakah Sun kemudian beroleh dunia ini? Siapakah yang memberinya?" "Tuhan YME yang memberinya!"
(3) "Ketika Tuhan YME memberinya, dengan nyatakah Firman diucapkan.?"
(4) "Tidak! Tuhan YME tidak berbicara. Itu hanya nampak dari kelakuan dan pekerjaan (Sun)
sendiri."
(5) "Hanya nampak dari kelakuan dan pekerjaan (Sun) sendiri? Bagaimanakah maksudnya?" "Seorang raja dapat mengusulkan tentang seseorang kepada Tuhan Yang Maha Esa, tetapi tidak dapat menyuruh Tuhan menyerahkan dunia ini kepada seseorang. Seorang raja muda dapat mengusulkan seseorang kepada raja, tetapi tidak dapat menyuruh raja mengangkat seseorang menjadi raja muda. Seorang pembesar dapat mengusulkan seseorang kepada rajamuda, tetapi tidak dapat menyuruh rajamuda mengangkat seseorang menjadi pembesar. Dahulu Giau mengusulkan Sun kepada Tuhan dan Tuhan menerimanya. Dia dinyatakan kepada rakyat dan rakyat menerimanya.
Maka dikatakan Tuhan tidak berbicara. Itu hanya nampak dari kelakuan dan pekerjaan (Sun) sendiri"
(6) "Memberanikan bertanya hal mengusulkan kepada Tuhan YME dan Tuhan YME menerimanya, serta dinyatakan kepada rakyat dan rakyat menerimanya"
"(Sun) disuruh memimpin upacara sembahyang, ternyata, para Rokh berkenan. Ini berarti Tuhan YME menerimanya. Dia disuruh mengepalai pekerjaan-pekerjaan, semua pekerjaanberes sehingga rakyat beroleh sentosa. Ini berarti rakyat menerimanya. Maka Tuhan YME-lah yang mengangkatnya, rakyatlah yang mengangkatnya. Maka dikatakan Raja tidak dapat menyerahkan dunia kepada orang lain."
(7) "Sun dapat mewakili Giau selama 28 tahun, ini juga hal yang bukan menjadi kuasa manusia, melainkan kuasa Tuhan. Setelah Giau mangkat dan selesai berkabung selama tiga tahun, (Sun) lalu menyingkirkan diri. Sun menyingkirkan diri dari anak-anak Giau dan menetap di sebelah Selatan daerah Lam Hoo. Tetapi para rajamuda di dunia yang biasa menghadap ke istana, tiada yang mau menghadap kepada anak-anak Giau, melainkan kepada Sun. Orang-orang yang mengadukan sesuatu perkara, tidak mau menghadap kepada anak-anak Giau, melainkan kepada Sun. Para penyanyi tidak mau memuji anak-anak Giau, melainkan memuji Sun. Maka dikatakan: Itulah Kuasa Tuhan YME. Setelah ternyata demikian, baharulah Sun kembali ke pusat kerajaan dan naik tahta. Umpama ia segera mendiami istana Giau, itu berarti merebut kedudukan anak Giau, bukan diangkat Tuhan YME."
(8) "Di dalam Kitab Thai Si (Pernyataan Besar) tertulis, 'Tuhan YME melihat sebagai rakyatku melihat, Tuhan YME mendengar sebagai rakyatku mendengar!' Demikianlah maksudnya." (Su King V. 1B)