(1) Pak-kiong Ki bertanya, "Bagaimanakah Dinasti Ciu menetapkan hal tingkat kebangsawanan dan tingkat jabatan?"
(2) Bingcu menjawab, "Peraturan yang tegas belum berhasil aku mendengarnya, karena para rajamuda khawatir akan berbalik membahayakan diri sendiri, lalu memusnahkan berkas-berkas yang berisi hal-hal itu. Tetapi Khoo tahu pula beberapa bagian yang penting."
(3) "Tingkat kebangsawanan dibedakan menjadi :Raja (Thian-cu), Kong (Duke), Ho (Marquis), Pik (Earl), dan lebih jauh kedudukan Cu (Count) serta Lam (Baron) yang sama tingkatnya. Semua ada 5 tingkat. Tingkat jabatan dibedakan menjadi : Kepala Negara, menteri, pembesar, pegawai tingkat atas, pegawai tingkat menengah dan pegawai tingkat bawah. Semuanya ada 6 tingkat."
(4) "Seorang Raja berhak memiliki tanah 1000 li, seorang Kong atau Ho berhak memiliki 100 li, seorang Pik berhak memiliki 70 Li ; sedangkan untuk yang berkedudukan sebagai Cu dan Lam masing-masing 50 li. Semuanya ada 4 tingkat. Yang kekuasaannya tidak ada 50 li, tidak dapat langsung menghadap raja, tanahnya termasuk wilayah salah seorang rajamuda; maka dinamai Daerah Hu-yong."
(5) "Menteri seorang Raja diberi tanah seperti seorang Ho, seorang pembesar diberi tanah seperti seorang Pik dan pegawai tertinggi diberi tanah seperti mereka yang berkedudukan Cu dan Lam."
(6) "Suatu negeri besar yang luasnya 100 li, kepala negaranya menerima 10 kali pendapatan menterinya. Menteri itu menerima 4 kali pendapatan pembesar bawahannya. Pembesar itu menerima 2 kali pendapatan pegawai tingginya. Pegawai tinggi itu menerima 2 kali pendapatan pegawai menengahnya. Pegawai menengah itu menerima 2 kali pendapatan pegawai rendahnya. Dan seorang pegawai rendah sama gajinya dengan gaji rakyat jelata yang bekerja di kantor pemerintah; gaji itu sama pula seperti pendapatan seorang petani yang bekerja di sawah."
(7) "Suatu negeri tingkat kedua yang luas tanahnya 70 li, kepala negaranya menerima 10 kali pendapatan menterinya. Menteri itu menerima 3 kali pendapatan pembesar bawahannya. Pembesar itu menerima 2 kali pendapatan pegawai tingginya. Pegawai tinggi itu menerima 2 kali pendapatan pegawai menengahnya. Pegawai menengah itu menerima 2 kali pendapatan pegawai rendahnya. Dan seorang pegawai rendah sama gajinya dengan gaji rakyat jelata yang bekerja di kantor pemerintah: gaji itu sama pula seperti pendapatan seorang petani yang bekerja di sawah."
(8) "Suatu negeri kecil yang luasnya hanya 50 li, kepala negaranya menerima 10 kali pendapatan menterinya. Menteri itu menerima 2 kali pendapatan pembesar bawahannya. Pembesar itu menerima 2 kali pendapatan pegawai tingginya. Pegawai tinggi itu menerima 2 kali pendapatan pegawai menengahnya. Pegawai menengah itu menerima 2 kali pendapatan pegawai rendahnya. Dan seorang pegawai rendah sama gajinya dengan gaji rakyat jelata yang bekerja di kantor pemerintah; gaji itu sama pula seperti pendapatan seorang petani yang bekerja di sawah."
(9) "Seorang petani yang sudah berkeluarga diberi 100 bau sawah. Kalau sawah itu diberi pupuk dan dikerjakan sebaik-baiknya, hasilnya dapat untuk memelihara 9 orang, yang tingkat kedua akan dapat untuk memelihara 8 orang, yang tingkat ketiga akan dapat untuk memberi makan 7 orang, yang tingkat keempat akan dapat untuk memberi makan 6 orang dan yang terendah akan dapat untuk memberi makan 5 orang. Rakyat jelata yang bekerja di kantor-kantor, diberi gaji yang hampir bersamaan dengan itu."