Si Shu

Kitab Empat · 四书

Meng Zi · Meng Zi · Bab 1b

Ayat 12

(1) Negeri Coo berperang melawan Negeri Lo. Rajamuda Bok dari Negeri Coo bertanya, "Aku sudah kehilangan 33 perwira, tetapi belum ada di antara rakyat yang mau berkorban membela mati-matian. Kalau rakyat akan kuhukum mati, tentulah tidak mungkin karena sebanyak itu; tetapi kalau tidak kuhukum mati, mereka tetap menutup mata tidak mau menolong atasannya yang terbunuh. Bagaimanakah baiknya?"

(2) Bingcu menjawab, "Pada tahun-tahun paceklik dan bahaya kelaparan mengancam, rakyat baginda yang tua dan lemah kedapatan menggeletak mati di selokan-selokan. Para pemudanya yang kuat tersebar ke empat penjuru sampai beribu-ribu jumlahnya. Tetapi pada saat itu gudang baginda penuh dengan padi dan kas negara penuh dengan uang, namun pembesar-pembesar baginda tidak ada yang memberi laporan. Demikianlah mereka mengalpakan tugas kepada atasan dan kejam terhadap bawahan. Cingcu berkata, 'Was-was dan hati-hatilah, apa yang keluar dari kamu akan kembali kepadamu.' Maka, kalau sekarang rakyat melakukan pembalasan, janganlah baginda menyesal." (II, B.4/2).

(3) "Kalau raja dapat menjalankan pemerintahan yang berdasar Cinta Kasih, niscaya rakyat akan mencintai atasannya dan bersedia membela para pembesarnya mati-matian."