(1) Bingcu berkata kepada Ti Wa, "Tuan menolak diberi pangkat di Kota Ling-khiu dan minta diangkat menjadi pembesar pengadilan, karena dengan demikian dapat memberi buah pikiran baik (kepada raja). Kini sudah berjalan beberapa bulan, mengapakah belum juga pernah memberi buah pikiran?"
(2) Ti Wa memberi nasehat kepada raja, tetapi tidak dapat diterima; ia lalu meletakkan jabatan dan pergi.
(3) Orang-orang Negeri Cee saling berkata, "Apa yang dilakukan terhadap Ti Wa sesungguhnya baik. Tetapi apa sikapnya terhadap dirinya sendiri, aku tidak tahu !"
(4) Kongtocu melaporkan hal ini (III B: 9)
(5) (Bingcu berkata), "Apa yang kudengar ialah, 'Orang memangku jabatan, bila tidak diperkenankan melaksanakan baik-baik tugasnya; sebaiknya ia pergi.
Bila memperoleh tugas menyampaikan buah pikiran, tetapi buah pikirannya tidak diterima, ia pergi pula.' Aku tidak memangku jabatan, aku juga tidak di tugaskan menyampaikan buah pikiran, maka aku datang atau pergi adalah bebas menurut keinginan hatiku."